DFACTONEWS.COM,TONDANO – Sebanyak 23 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional resmi dilantik Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey, SSi, MAP, Selasa (13/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini menjadi bagian dari penataan aparatur sekaligus penguatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, MAP, Sekretaris Daerah Dr Lynda Watania, MM, MSi, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong, SE, jajaran Dharma Wanita Persatuan, serta sejumlah pejabat Pemkab Minahasa. Dengan penempatan pada jabatan baru, ke-23 pejabat tersebut dituntut segera beradaptasi dan membuktikan kemampuan melalui pelaksanaan tugas yang profesional serta berorientasi pada hasil.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan, jabatan yang dipercayakan kepada setiap aparatur bukan sekadar kedudukan dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui integritas dan kinerja nyata. “Saya tegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata,” tegas RD. Ia meminta para pejabat tidak terjebak pada status jabatan, tetapi mampu memberikan kontribusi konkret bagi organisasi dan masyarakat.

RD juga mengingatkan pentingnya disiplin, koordinasi, serta kesigapan menjalankan tanggung jawab baru untuk mendukung program pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan tidak cukup diukur dari susunan organisasi, tetapi harus tercermin dalam hasil kerja dan mutu pelayanan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik diharapkan mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pelaksanaan tugas.

Senada dengan Bupati, Kepala BKPSDM Minahasa Johny Tendean, AP, MAP, menekankan bahwa 23 pejabat tersebut harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, membangun kerja sama yang solid, serta menunjukkan kinerja yang terukur. Profesionalisme, kompetensi, disiplin, dan integritas, katanya, harus menjadi landasan dalam menjalankan amanah jabatan. Pelantikan ini pun menjadi momentum bagi para pejabat untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan mampu menghasilkan birokrasi yang lebih efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(ADVE)
