Antrean Haji Sejak 2015, Kemenhaj Minahasa Matangkan Persiapan Calon Jemaah

MINAHASA

LINTASSULUT,MINAHASA – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Minahasa mulai mematangkan persiapan calon jemaah haji melalui kegiatan pra manasik haji. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembekalan awal kepada calon jemaah, di tengah terbatasnya kuota dan panjangnya masa tunggu keberangkatan haji.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Minahasa, Fitriyani Muthalib, menjelaskan bahwa calon jemaah yang telah menjalani verifikasi untuk wilayah Minahasa berjumlah delapan orang. Sementara itu, di wilayah layanan filial Minahasa Selatan tercatat enam orang dan Minahasa Tenggara sebanyak 10 orang, sehingga total terdapat 24 calon jemaah terdata di tiga wilayah tersebut.

“Untuk Minahasa kuotanya ada delapan jemaah yang sudah melakukan verifikasi,” jelas Fitriyani saat ditemui di kantornya, Kelurahan Wulauan, Kecamatan Tondano Utara, Selasa (6/10/2026).

Fitriyani mengungkapkan, para calon jemaah tersebut telah mendaftar sejak 2015 dan harus menjalani masa tunggu panjang sesuai regulasi yang berlaku. Kondisi ini membuat persiapan sejak dini menjadi penting agar calon jemaah memiliki bekal pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sebelum mendapat kepastian keberangkatan. Dari data yang disampaikan, sekitar 10 orang juga memutuskan menunda keberangkatan mereka.

Terkait jadwal keberangkatan, Fitriyani mengatakan hingga kini belum ada kepastian resmi. Namun, keberangkatan diperkirakan berlangsung pada April 2027, dengan pembagian gelombang pertama dan kedua yang akan ditentukan setelah proses pelunasan biaya haji. Besaran biaya pelunasan pun masih menunggu pembahasan lebih lanjut di tingkat kementerian.

Melalui pra manasik haji, Kemenhaj Minahasa mulai mempersiapkan calon jemaah agar lebih memahami tahapan dan ketentuan ibadah haji. Pembekalan tersebut diharapkan membantu calon jemaah mempersiapkan diri secara bertahap, baik dari sisi pemahaman ibadah maupun kesiapan menghadapi rangkaian perjalanan ke Tanah Suci.

Kemenhaj Minahasa menegaskan pentingnya calon jemaah mengikuti informasi dan arahan resmi terkait tahapan persiapan, jadwal keberangkatan, serta pelunasan biaya haji. Dengan masa tunggu yang panjang, persiapan terencana sejak pra manasik menjadi salah satu langkah penting agar calon jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan pemahaman dan kesiapan yang lebih baik.(ARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *